BUMN

Telkom Kuasai Penuh Telkom Data Ekosistem, Bisnis Data Center Makin Terintegrasi

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengambil alih seluruh saham PT Sigma Cipta Caraka atau Telkomsigma yang sebelumnya dimiliki di PT Telkom Data Ekosistem (TDE).

Transaksi yang dilakukan pada 17 September 2026 tersebut membuat kepemilikan langsung Telkom di TDE meningkat menjadi 100 persen. Langkah ini menjadi bagian dari penataan struktur bisnis TelkomGroup sekaligus mendukung pengembangan bisnis pusat data perseroan.

Berdasarkan keterbukaan informasi Telkom, saham yang dibeli terdiri atas 1.445.020 saham Seri A dan 2.015.637.361.776 saham Seri B. Jumlah tersebut setara dengan 19,19 persen dari seluruh saham TDE yang sebelumnya dimiliki oleh Telkomsigma.

Setelah transaksi selesai, Telkom tercatat memiliki 10.504.517.594.408 saham TDE, atau setara dengan seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh perusahaan tersebut.

Manajemen Telkom menyebut aksi korporasi tersebut dilakukan untuk mendukung Unlock DC Co Telkom melalui strategic partnership, sekaligus menjadi bagian dari program streamlining TelkomGroup.

Dengan struktur kepemilikan yang kini berada langsung di bawah Telkom, TDE menjadi bagian yang semakin terintegrasi dalam strategi pengembangan bisnis data center perseroan.

TDE sendiri merupakan perusahaan TelkomGroup yang menjalankan bisnis pusat data dan dikenal melalui merek NeutraDC. Telkom menempatkan bisnis data center sebagai salah satu bagian penting dari pengembangan infrastruktur digital, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap cloud computing, artificial intelligence, aplikasi digital, dan layanan berbasis data.

Telkom sebelumnya memiliki TDE secara langsung, sementara sebagian kepemilikan lainnya berada melalui Telkomsigma. Dengan pembelian 19,19 persen saham yang sebelumnya dikuasai Telkomsigma, struktur tersebut kini disederhanakan menjadi kepemilikan langsung Telkom sebesar 100 persen.

Dari sisi keuangan, Telkom menyatakan transaksi tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perseroan karena dilakukan antara Telkom sebagai perusahaan induk dengan entitas anaknya.

Dalam keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Telkom juga menyebut transaksi tersebut merupakan informasi atau fakta material dan termasuk transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam ketentuan pasar modal. Perseroan menyatakan transaksi tersebut tidak mengandung benturan kepentingan dan akan memenuhi seluruh kewajiban regulasi yang berlaku.

Langkah ini sejalan dengan agenda penataan portofolio TelkomGroup. Sebelumnya, Telkom menyatakan telah melakukan streamlining terhadap sejumlah entitas melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur grup dan memperkuat fokus bisnis.

Dengan kepemilikan penuh atas TDE, Telkom kini memiliki kendali langsung atas salah satu entitas yang menjadi bagian dari bisnis data center dan infrastruktur digitalnya. Arah berikutnya adalah bagaimana konsolidasi tersebut mendukung strategi pengembangan kapasitas data center serta kemitraan strategis yang tengah dibangun Telkom.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button