BUMN

Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil

 

 

Jakarta –  Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyiapkan pembentukan perusahaan baru yang akan menjadi BUMN di sektor tekstil. Perusahaan tersebut nantinya akan menggandeng perusahaan tekstil yang sudah ada untuk mendorong pengembangan industri tekstil nasional.

 

CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan perusahaan baru tersebut akan dikembangkan melalui skema kemitraan dengan pelaku usaha tekstil eksisting.

 

“Kita akan bikin perusahaan baru memang, akan bikin perusahaan baru untuk mengembangkan di perusahaan-perusahaan yang sudah ada. Kita lihat, kita bisa berpartner dengan perusahaan tekstil yang sudah ada,” ujar Rosan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

 

Selain menggandeng perusahaan yang sudah beroperasi, Danantara juga menyiapkan pengembangan industri tekstil terintegrasi dalam satu kawasan. Proyek tersebut nantinya akan berada di bawah perusahaan pelat merah yang dibentuk.

“Dan tapi untuk yang terintegrasi, itu kita akan yang menginisiasi, yang terintegrasi di dalam satu kawasan,” kata Rosan.

Rosan belum mengungkapkan kapan perusahaan baru tersebut akan resmi dibentuk. Rencana pembentukan BUMN tekstil sebenarnya telah diwacanakan pemerintah sejak awal 2026. Saat itu, pemerintah menyebut perusahaan tersebut akan mendapat dukungan pendanaan dari Danantara hingga US$6 miliar atau sekitar Rp101 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya mengatakan pembentukan BUMN tekstil merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

 

 

“Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali. Sehingga pendanaan US$6 miliar nanti akan disiapkan oleh Danantara,” kata Airlangga di Jakarta, (14/1/2026).

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button