PT Terminal Teluk Lamong Rombak Direksi, Fahrus Salam Masuk sebagai Direktur Operasi

SURABAYA — PT Terminal Teluk Lamong (TTL) melakukan perubahan susunan jajaran direksi terhitung mulai 10 Oktober 2026. Perubahan tersebut ditandai dengan masuknya Fahrus Salam sebagai Direktur Operasi.
Berdasarkan pengumuman yang disampaikan PT Terminal Teluk Lamong, susunan direksi terbaru terdiri dari empat orang, yakni David P. Sirait sebagai Direktur Utama, Budi Satriyo sebagai Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko, Fahrus Salam sebagai Direktur Operasi, serta Muhammad Syukur sebagai Direktur Teknik.
Perubahan ini sekaligus memisahkan fungsi operasi dan teknik yang sebelumnya berada dalam satu jabatan.
Sebelumnya, Muhammad Syukur menjabat sebagai Direktur Operasi dan Teknik. Dalam susunan terbaru, Syukur tetap berada di jajaran direksi, tetapi fokus menangani bidang teknik sebagai Direktur Teknik.
Sementara posisi Direktur Operasi yang sebelumnya menjadi bagian dari jabatan Syukur kini diisi oleh Fahrus Salam.
Fahrus Salam Jadi Nama Baru
Fahrus Salam menjadi nama baru dalam jajaran Direksi PT Terminal Teluk Lamong. Masuknya Fahrus memperluas komposisi direksi sekaligus membawa struktur baru dengan pemisahan yang lebih jelas antara fungsi operasi dan teknik.
Sementara itu, Muhammad Syukur tidak meninggalkan jajaran direksi. Perubahan yang terjadi pada dirinya merupakan perubahan penugasan, dari sebelumnya Direktur Operasi dan Teknik menjadi Direktur Teknik.
Susunan baru tersebut menjadi:
David P. Sirait — Direktur Utama
Budi Satriyo — Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko
Fahrus Salam — Direktur Operasi
Muhammad Syukur — Direktur Teknik



