Pahala Mansury Jadi Managing Director Danantara

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melakukan perubahan di jajaran manajemen. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Nugraha Mansury ditunjuk sebagai Managing Director Global Relations and Governance.
Penunjukan Pahala diketahui pada Senin, 6 Juli 2026, melalui unggahan akun resmi Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). Dalam unggahan tersebut, ILUNI UI menyampaikan ucapan selamat kepada Pahala atas amanah barunya di Danantara.
“ILUNI UI mengucapkan selamat kepada Bang Pahala Mansury (FEB angkatan 1989) atas amanah sebagai Managing Director Global Relations and Governance Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara),” tulis ILUNI UI.
Pahala menggantikan Mohammad Al-Arief yang sebelumnya menduduki posisi tersebut sejak Danantara berdiri pada 24 Februari 2025. Pergantian tersebut menjadi bagian dari perubahan jajaran manajemen di lembaga pengelola investasi tersebut.
Dalam struktur terbaru yang ditampilkan Danantara, Pahala tercatat sebagai Managing Director Global Relations & Communications. Ia berada di jajaran Managing Directors bersama sejumlah pejabat lainnya.
Rekam Jejak Pahala Mansury
Pahala bukan nama baru di sektor keuangan dan BUMN. Ia memulai karier sebagai konsultan change management di Andersen Consulting Jakarta hingga 1997. Saat menempuh pendidikan magister di New York, ia juga pernah bekerja paruh waktu di perusahaan pengelolaan investasi.
Pada 1999, Pahala bergabung dengan Booz Allen Hamilton sebagai Senior Consultant sebelum menjadi Project Leader di Boston Consulting Group (BCG). Ia juga merupakan pemegang gelar CFA Charterholder dari CFA Institute.
Kariernya di sektor perbankan dimulai pada 2003 ketika bergabung dengan Bank Mandiri. Di sana, Pahala menempati sejumlah posisi strategis, antara lain Group Head Corporate Development, Change Management Office, Accounting, Economic Research, hingga Executive Vice President Coordinator Finance & Strategy sekaligus Chief Financial Officer.
Pada 2011-2012, ia menjabat Managing Director dan Chief Financial Officer Bank Mandiri. Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Managing Director Finance & Strategy hingga 2015 dan Direktur Treasury & Market Bank Mandiri sampai 2017.
Karier Pahala kemudian berlanjut ke sejumlah perusahaan BUMN. Pada April 2017, ia ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Direktur Keuangan Pertamina.
Pada 2019, Pahala menjadi Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN). Setahun berselang, ia ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri BUMN.
Pahala kembali masuk pemerintahan pada Juli 2023 setelah dipercaya sebagai Wakil Menteri Luar Negeri. Dalam posisi tersebut, ia antara lain menangani penguatan diplomasi ekonomi dan kerja sama investasi Indonesia dengan berbagai negara.



