BUMN

Dua Dekade di Kemenkeu, Wibawa Pram Sihombing Kini Jadi Direktur Bisnis PT PII

Jakarta – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII mengangkat Wibawa Pram Sihombing sebagai Direktur Bisnis. Pengangkatan tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi PT PII.

Dalam unggahannya, PT PII menyampaikan ucapan selamat kepada Wibawa atas amanah barunya sebagai Direktur Bisnis. Perusahaan berharap kehadiran Wibawa dapat membawa langkah strategis baru dalam memperkuat peran PT PII dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang berkelanjutan di Indonesia.

Penunjukan ini juga menandai perpindahan Wibawa dari lingkungan Kementerian Keuangan ke perusahaan penjaminan infrastruktur milik negara.

Sebelum bergabung dengan PT PII, Wibawa Pram Sihombing menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulseltrabar). Posisi tersebut masih dijalankannya sepanjang 2026. Pada April 2026, misalnya, Wibawa memimpin Dialog Kinerja dan Risiko Organisasi (DKRO) Kanwil DJKN Sulseltrabar dan mencatatkan Nilai Kinerja Organisasi sebesar 115,54 persen hingga Maret 2026.

Pada awal 2026, Wibawa juga aktif menyampaikan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan kekayaan negara. Dalam konferensi pers APBN regional Sulawesi Selatan pada Februari, ia memaparkan realisasi penerimaan negara bukan pajak dari pengelolaan kekayaan negara dan lelang serta perkembangan aset negara di wilayah Sulseltrabar.

Berkarier Lebih dari Dua Dekade di Kementerian Keuangan

Wibawa memiliki rekam jejak panjang di Kementerian Keuangan. Ia memulai karier sebagai pegawai negeri pada 1999 di Badan Akuntansi Keuangan Negara (BAKUN).

Setelah reorganisasi Kementerian Keuangan pada 2004, ia berpindah ke Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb). Di lingkungan DJPb, Wibawa menduduki sejumlah posisi, mulai dari kepala seksi, kepala KPPN, hingga posisi di berbagai direktorat yang menangani pengelolaan kas negara, pelaksanaan anggaran, serta pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Catatan resmi DJPb menunjukkan bahwa Wibawa telah terlibat dalam pengembangan sejumlah kebijakan dan inovasi di bidang pengelolaan kas negara. Namanya antara lain tercatat sebagai narasumber dalam pengembangan perencanaan kas dan pengelolaan keuangan pemerintah.

Pada 2023, ia mendapat penugasan sebagai Kepala Kanwil DJKN untuk wilayah Papua, Papua Barat, dan Maluku sebelum kemudian dipercaya memimpin Kanwil DJKN Sulseltrabar. Profil perjalanan kariernya juga mencatat bahwa ia meraih gelar Master of Accounting dari University of Melbourne, Australia.

Pengalaman tersebut membuat Wibawa tidak hanya memiliki latar belakang kuat di bidang pengelolaan keuangan negara, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengelola aset pemerintah dan kebijakan fiskal.

Tantangan Baru di PT PII

Sebagai Direktur Bisnis PT PII, Wibawa akan memasuki ruang kerja yang berkaitan erat dengan pembiayaan dan pembangunan infrastruktur nasional.

PT PII merupakan perusahaan yang menjalankan mandat pemerintah dalam memberikan penjaminan terhadap proyek infrastruktur. Karena itu, posisi Direktur Bisnis memiliki peran penting dalam pengembangan bisnis perusahaan, termasuk memperkuat skema penjaminan dan mendukung proyek-proyek infrastruktur yang membutuhkan kepastian serta mitigasi risiko.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button