Menkeu Andalkan Danantara

JAKARTA – Pemerintah mulai mengandalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk memperluas investasi sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Indonesia.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan Danantara memiliki peran untuk mencari berbagai peluang investasi yang dapat menghasilkan kegiatan ekonomi baru. Dana investasi negara akan diarahkan untuk mendukung pengembangan produk dan jasa serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
“Kami akan bekerja dengan Danantara yang merupakan alat baru negara ini telah mulai bekerja untuk secara spesifik melihat ruang-ruang investasi, ruang-ruang penciptaan produk barang dan jasa, ruang-ruang untuk menyerap tenaga kerja melalui dana investasi negara untuk menciptakan ekonomi Indonesia yang terus tumbuh,” ujar Suahasil di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Menurut Suahasil, peningkatan investasi menjadi salah satu kebutuhan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah juga ingin pertumbuhan tersebut mampu menghasilkan lebih banyak pekerjaan formal.
Selain itu, peningkatan ekspor menjadi perhatian pemerintah untuk memperkuat aktivitas ekonomi Indonesia di tengah persaingan pasar global.
Upaya tersebut dilakukan ketika kondisi ekonomi dunia masih menghadapi volatilitas. Pemerintah perlu mengantisipasi gejolak global, sekaligus menjaga kekuatan ekonomi dalam negeri.
“Ini menciptakan banyak sekali volatilitas di pasar global jadi kita harus tangani. Di sisi lain, domestik kita sangat kuat,” kata Suahasil.



