Muharram J. Panguriseng Jadi Dirut Baru Pertamina Hulu Indonesia

JAKARTA — Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menyampaikan ucapan selamat kepada Muharram J. Panguriseng atas amanah barunya sebagai Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI).
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun resmi IA ITB. Dalam unggahan itu, Muharram disebut sebagai alumni Teknik Geofisika ITB angkatan 1991.
IA ITB menyebut penunjukan Muharram sebagai pimpinan PHI menjadi kebanggaan bagi keluarga besar alumni ITB. Kehadiran alumni ITB di posisi strategis sektor energi nasional dinilai mencerminkan komitmen dan kapabilitas alumni dalam pengelolaan sumber daya alam serta mendukung ketahanan energi nasional.
“Semoga memberikan dedikasi dan integritas terbaik untuk negeri,” tulis IA ITB dalam unggahannya.
Muharram J. Panguriseng bukan nama baru di lingkungan hulu migas Pertamina. Berdasarkan sejumlah dokumen dan publikasi resmi Pertamina, ia telah lama berkarier di sektor eksplorasi dan hulu migas.
Dalam struktur PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Muharram tercatat sebagai Direktur Eksplorasi. Posisi tersebut masih disebut dalam publikasi resmi Pertamina pada 2026. Pada Maret 2026, misalnya, Pertamina Hulu Indonesia menyebut Muharram sebagai Direktur Eksplorasi PHE ketika memimpin kunjungan Safari Ramadan dan Board Greetings ke wilayah operasi migas di Kalimantan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PHI pada 3 Juni 2026, Muharram juga hadir mewakili PHE sebagai pemegang saham mayoritas. Pada saat itu, publikasi resmi PHI masih mencatat Sunaryanto sebagai Direktur Utama PHI, sedangkan Muharram disebut sebagai Direktur Eksplorasi PHE.
Muharram juga memiliki rekam jejak panjang dalam kegiatan eksplorasi Pertamina. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan pengeboran dan pengembangan sumber daya migas, termasuk eksplorasi di wilayah Kalimantan.
Pada awal 2026, Muharram menyampaikan keberhasilan PHE menemukan sumber daya migas melalui pengeboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x di wilayah lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur. Temuan tersebut diperkirakan memiliki sumber daya Original Oil in Place (OOIP) sekitar 106 juta barel setara minyak (MMBOE).
Jika penunjukan tersebut nantinya dikonfirmasi secara resmi oleh Pertamina, Muharram akan memimpin PHI, perusahaan yang menjadi bagian dari Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina dan memiliki peran penting dalam kegiatan eksplorasi serta produksi migas di wilayah Kalimantan.
Adapun berdasarkan kinerja 2025 yang disampaikan dalam RUPST Juni 2026, PHI mencatat produksi minyak rata-rata 44,42 ribu barel per hari atau 107,29 persen dari target RKAP. Produksi gas mencapai 536,72 juta standar kaki kubik per hari atau 101,34 persen dari target. Capaian produksi di atas target tersebut menjadi yang pertama dalam lima tahun terakhir.
Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat informasi atau pernyataan resmi dari PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) terkait pengangkatan Muharram J. Panguriseng sebagai Direktur Utama. Informasi tersebut sejauh ini disampaikan melalui unggahan resmi Ikatan Alumni ITB yang memberikan ucapan selamat atas amanah baru Muharram sebagai Dirut PHI.



