BUMN

Tak Lagi Rekrut dari Luar, BUMN Siapkan Era Baru Kepemimpinan Berbasis Talenta Internal Mulai 2028

Jakarta – Transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini tidak hanya difokuskan pada pembenahan bisnis dan peningkatan kinerja perusahaan, tetapi juga menyasar pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi keberlanjutan organisasi. Salah satu target yang tengah disiapkan adalah agar mulai 2028 posisi strategis seperti direktur hingga CEO BUMN diisi oleh talenta yang tumbuh dan berkembang dari lingkungan internal perusahaan.

Kebijakan tersebut mencerminkan perubahan paradigma dalam pengelolaan SDM BUMN. Selama ini, pengisian jabatan strategis kerap melibatkan figur dari luar perusahaan. Ke depan, peluang tersebut akan lebih diarahkan kepada insan BUMN yang telah melalui proses pembinaan, penilaian kompetensi, dan pengembangan kepemimpinan secara berkelanjutan.

Untuk mendukung target tersebut, Danantara tengah membangun sistem pengelolaan SDM yang terintegrasi di seluruh ekosistem BUMN. Berbagai instrumen seperti Single Grading System, Job Value, Competency Matrix, hingga pembentukan Danantara Corporate University disiapkan agar proses pengembangan talenta berlangsung lebih objektif dan berbasis kompetensi.

Melalui sistem tersebut, setiap pegawai memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan karier berdasarkan prestasi, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan budaya organisasi yang lebih profesional sekaligus meningkatkan motivasi pegawai dalam membangun karier jangka panjang di lingkungan BUMN.

Selain memperkuat regenerasi kepemimpinan, langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga kesinambungan transformasi perusahaan. Pemimpin yang berasal dari internal dinilai memiliki pemahaman lebih mendalam terhadap budaya kerja, karakter bisnis, serta tantangan yang dihadapi perusahaan sehingga proses pengambilan keputusan dapat berlangsung lebih efektif.

Pengembangan talenta internal juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan. Dengan sistem seleksi yang berbasis kompetensi dan asesmen yang terukur, pengisian jabatan strategis diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan mampu menghasilkan pemimpin yang memiliki kapasitas menghadapi persaingan bisnis di tingkat nasional maupun global.

Apabila seluruh tahapan transformasi tersebut berjalan sesuai rencana, BUMN tidak hanya akan memiliki perusahaan yang lebih efisien, tetapi juga ekosistem kepemimpinan yang berkelanjutan. Pada akhirnya, investasi terhadap pengembangan SDM diharapkan menjadi salah satu kunci bagi perusahaan-perusahaan negara untuk terus tumbuh, beradaptasi, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button