Danantara Asset Management Ambil Alih Saham 4 Perusahaan Manajemen Aset

Jakarta – PT Danantara Asset Management (DAM) Ambil alih saham empat perusahaan manajemen aset di ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pengambilalihan saham itu merupakan kelanjutan dari penggabungan (merger) 4 perusahaan manajemen aset, yakni PT Mandiri Manajemen Investasi, PT BRI Manajemen Investasi, PT BNI Asset Management, dan PT PNM Investment Management (PNM IM).
Penandatanganan Perjanjian Akta Jual Beli Saham Portofolio Manajemen Aset yang dilaksanakan di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada 2 April 2026 lalu, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mengumumkan transaksi afiliasi, di mana DAM mengambil alih 100 persen saham MMI. Adapun saham MMI sebelumnya dikantongi oleh PT Mandiri Sekuritas (Mansek) yang merupakan anak usaha Bank Mandiri, dengan porsi kepemilikan sebesar 99,93 persen. Sisanya, 0,07 persen saham MMI dimiliki oleh Koperasi Konsumen Pegawai Bank Mandiri atau Mandiri MCO.
Dengan transaksi itu, DAM mengambil alih 1.499 lembar saham MMI milik Mansek, dan 1 lembar saham MMI milik Mandiri MCO. Nilai transaksinya Rp1,02 triliun.
DAM juga ambil alih 65 persen saham atau setara 19,5 juta lembar saham PT BRI Manajemen Investasi (MI) dengan nilai transaksi Rp975 miliar. Adapun sisanya 35 persen saham atau setara 10,5 juta lembar saham BRI MI dikantongi oleh PT Danareksa (Persero).
Sementara itu, pada BNI Asset Management (BNI AM), DAM ambil alih 39,96 juta lembar saham atau 99,9 persen saham BNI AM dengan nilai transaksi Rp359,64 miliar. Sebelumnya, 99,9 persen saham BNI AM dikantongi oleh BNI Sekuritas yang merupakan anak usaha PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.



