NewsWorld

Ekonomi Vietnam Meroket 9,95% pada Kuartal III 2026

HANOI — Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan meningkat dibandingkan pertumbuhan 8,81% pada kuartal II 2026.

Kinerja tersebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi Vietnam sepanjang sembilan bulan pertama 2026 mencapai 9,01% secara tahunan. Pada kuartal I, ekonomi Vietnam tumbuh 8,15%, sebelum meningkat menjadi 8,81% pada kuartal II.

Pertumbuhan kuartal III terutama ditopang sektor industri dan konstruksi yang tumbuh 12,50%, serta sektor jasa yang tumbuh 9,54%. Sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 4,21%.

Dari sisi industri, produksi industri Vietnam juga menunjukkan penguatan. Indeks produksi industri (IIP) pada kuartal III diperkirakan tumbuh 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang sembilan bulan, IIP tumbuh 12,3%, dengan industri pengolahan dan manufaktur meningkat 12,9%.

Sektor perdagangan turut menjadi pendorong utama. Ekspor barang Vietnam pada September mencapai US$59,48 miliar, naik 39,1% secara tahunan. Sementara impor mencapai US$58,21 miliar, meningkat 45,8%. Kondisi tersebut menghasilkan surplus perdagangan sebesar US$1,27 miliar pada September.

Namun, secara kumulatif Januari-September 2026, Vietnam masih mencatat defisit perdagangan barang sebesar US$19,42 miliar. Total ekspor mencapai US$434,30 miliar, sedangkan impor mencapai US$453,72 miliar.

Investasi asing juga menunjukkan peningkatan. Hingga akhir September 2026, total investasi asing terdaftar mencapai US$50,36 miliar, naik 76,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara realisasi investasi asing langsung (FDI) mencapai US$21,07 miliar, meningkat 12,1%.

Meski mencatat pertumbuhan tinggi, Vietnam tetap menghadapi sejumlah tantangan. Inflasi tahunan pada September mencapai 5,08%, sementara kenaikan impor yang lebih cepat daripada ekspor menyebabkan defisit perdagangan kumulatif. Ketidakpastian permintaan global dan tekanan harga juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Dengan pertumbuhan 9,01% sepanjang sembilan bulan pertama, kinerja ekonomi Vietnam kini semakin dekat dengan target pertumbuhan dua digit yang ditetapkan pemerintah untuk 2026.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button