BUMN

Perta Arun Gas Antarkan Indonesia Jadi Pusat Re-Ekspor LNG Terbesar di Dunia

Jakarta – PT Perta Arun Gas (PAG), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), mencatatkan pencapaian strategis dengan berkontribusi mengantarkan Indonesia menjadi pasar pemuatan re-ekspor liquefied natural gas (LNG) terbesar di dunia.

Capaian tersebut tercantum dalam International Gas Union (IGU) World LNG Report 2026 yang dipublikasikan pada awal Juli 2026. Dalam laporan tersebut, Indonesia menempati peringkat pertama dunia untuk aktivitas pemuatan kembali (re-export loading) LNG dengan volume mencapai 0,85 juta ton, atau menguasai sekitar 17,3 persen pangsa pasar global.

Peran penting dalam pencapaian tersebut dijalankan oleh Terminal Arun di Aceh yang dioperasikan oleh Perta Arun Gas. Fasilitas ini telah berkembang dari terminal penerima LNG menjadi salah satu pusat logistik energi yang mampu melayani kegiatan penyimpanan, regasifikasi, hingga re-ekspor LNG ke berbagai negara.
Keberhasilan tersebut menunjukkan semakin strategisnya posisi Indonesia dalam rantai pasok energi global. Selain mendukung ketahanan energi nasional, kemampuan melakukan re-ekspor LNG juga memperkuat daya saing Indonesia sebagai hub perdagangan gas alam cair di kawasan Asia Pasifik.

Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina melalui PGN, Perta Arun Gas dinilai berhasil mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi industri gas nasional. Optimalisasi terminal Arun juga mencerminkan transformasi aset energi nasional menjadi infrastruktur yang memiliki daya saing internasional.

Pencapaian Indonesia sebagai pemimpin pasar re-ekspor LNG dunia menjadi indikator bahwa sektor gas nasional tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan energi domestik, tetapi juga semakin diperhitungkan dalam perdagangan energi global. Ke depan, penguatan infrastruktur, peningkatan efisiensi operasional, dan perluasan kerja sama internasional diharapkan mampu mempertahankan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri LNG dunia.

Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi bisnis dan optimalisasi aset yang dilakukan PGN bersama Perta Arun Gas mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan reputasi Indonesia di sektor energi internasional. Dengan semakin besarnya peran Terminal Arun dalam jaringan perdagangan LNG global, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai pusat logistik gas alam cair di kawasan maupun dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button