CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG? Bahlil Uji Coba Pekan Depan
Jakarta – CNG 3 kg segera diuji ke masyarakat pekan depan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutnya sebagai alternatif LPG 3 kg.
“Uji coba nanti minggu depan. Kita cek dulu ya,” ujar Bahlil ketika ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/8), dikutip CNN Indonesia.
Bahlil sebelumnya mengatakan pengujian CNG 3 kg kini berada di tahap akhir.
“Saya baru tiga hari lalu mendapat presentasi hasil tabung 3 kg dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir,” ujar Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (3/8), melansir Antara.
Saat itu, Bahlil mengatakan tabung CNG 3 kg masih harus menjalani uji pembakaran pada suhu 850 derajat Celsius. Pengujian tersebut rencananya dilakukan di China dan Indonesia.
Ia berharap pemerintah dapat mulai memperkenalkan CNG 3 kg kepada masyarakat pada Agustus ini.
“Doakan saja, doakan, ya. Yang terbaik untuk ibu pertiwi tercinta,” ujar Bahlil.
CNG sebenarnya bukan teknologi baru di Indonesia. Penggunaannya sudah diterapkan di sektor hotel, restoran, kafe (horeka), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski demikian, selama ini CNG lebih banyak digunakan dalam tabung berukuran besar dengan kapasitas sekitar 10 hingga 20 kilogram.
Bahlil mengatakan aspek teknis menjadi salah satu tantangan utama dalam pengembangan CNG. Tekanan gasnya mencapai 200-250 bar, jauh lebih tinggi dibandingkan LPG yang hanya sekitar 5-10 bar.
Meski begitu, pemerintah terus mematangkan kajian CNG sebagai alternatif LPG 3 kg. Penggunaan CNG diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi, sehingga rangkaian uji coba perlu dilakukan secara menyeluruh sebelum diterapkan kepada masyarakat.
Bahlil menilai CNG memiliki keunggulan karena bahan bakunya dapat dipenuhi dari dalam negeri. Indonesia juga memiliki cadangan gas alam yang cukup melimpah sebagai sumber utama CNG.
Pemerintah juga menemukan sumber cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpeluang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.



