Mantan Jenderal Jadi Dirut Peruri

Jakarta – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) resmi menunjuk Letnan Jenderal TNI (Purn.) Teguh Arief Indratmoko sebagai Direktur Utama Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI), menggantikan Dwina Septiani Wijaya yang telah memimpin perusahaan selama lebih dari delapan tahun.
Keputusan tersebut ditetapkan melalui SK BP BUMN Nomor 345 Tahun 2026 dan SK Nomor 346 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan penghentian Direktur Utama serta Ketua Dewan Pengawas PERURI.
Selain pergantian Direktur Utama, BP BUMN juga mengangkat Letjen TNI (Purn.) Geerhan Lantara sebagai Ketua Dewan Pengawas PERURI menggantikan Marlinson Hakim.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa penunjukan Teguh Arief bukan semata-mata karena latar belakang militernya, melainkan disesuaikan dengan karakteristik PERURI yang memiliki fungsi strategis bagi negara.
Menurut Dony, PERURI bukan sekadar perusahaan komersial, tetapi instrumen negara yang mengemban tugas penting dalam menjaga keamanan dokumen negara dan sistem pengendalian pemerintah.
“PERURI ini sebetulnya lebih kepada alat pemerintah untuk mengontrol, bukan perusahaan komersial biasa. Jadi penempatannya diarahkan disesuaikan dengan kebutuhan keamanan tersebut,” ujar Dony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sosok Teguh Arief Indratmoko
Teguh Arief Indratmoko merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer (Akmil) 1988 dari kecabangan Infanteri Kopassus. Sebelum pensiun, ia menjabat sebagai Komandan Jenderal Akademi TNI, lembaga pendidikan yang membawahi Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), dan Akademi Angkatan Udara (AAU).
Pria kelahiran Banyumas, Jawa Tengah, 19 September 1965 ini memiliki rekam jejak panjang di lingkungan TNI, di antaranya pernah bertugas sebagai:
Komandan Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti (2003–2004);
Asisten Logistik Danjen Kopassus;
Komandan Grup 2 Kopassus;
Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) I/Bukit Barisan;
Komandan Korem 022/Pantai Timur;
Perwira Menengah Denma Mabesad;
Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma, jabatan yang mengantarkannya menyandang pangkat Brigadir Jenderal TNI;
hingga akhirnya dipercaya Komandan menjadi Jenderal Akademi TNI.
Tantangan Memimpin PERURI
Sebagai satu-satunya BUMN yang bertugas mencetak uang rupiah, meterai, paspor, pita cukai, serta berbagai dokumen sekuriti negara, PERURI kini juga bertransformasi menjadi perusahaan Government Technology dengan layanan identitas digital, sertifikat elektronik, tanda tangan digital, dan berbagai solusi keamanan siber.
Oleh karena itu, aspek keamanan fisik maupun digital menjadi perhatian utama pemerintah dalam menentukan kepemimpinan perusahaan. Penunjukan Teguh Arief diharapkan dapat memperkuat tata kelola keamanan PERURI di tengah semakin kompleksnya tantangan perlindungan data dan dokumen strategi negara.



