BUMN

PT Timah Lampaui Target Laba Bersih, Bukukan Rp2,71 Triliun pada Semester I 2026

Jakarta – PT Timah Tbk (TINS) mencatatkan kinerja keuangan yang sangat positif pada Semester I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,71 triliun, atau sekitar 169 persen dari target laba tahunan perseroan sebesar Rp1,61 triliun. Capaian tersebut memperlihatkan keberhasilan strategi perusahaan dalam meningkatkan produksi, memperkuat efisiensi operasional, serta memanfaatkan momentum kenaikan harga timah di pasar global.

Selain melampaui target laba, pendapatan perusahaan juga mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp10,42 triliun, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan volume produksi dan penjualan logam timah, yang sejalan dengan meningkatnya permintaan global terhadap komoditas tersebut.

Dari sisi operasional, produksi bijih timah meningkat menjadi 12.232 ton Sn, sementara penjualan logam timah mencapai 10.984 ton sepanjang Semester I 2026. Di saat yang sama, harga rata-rata timah di London Metal Exchange (LME) juga berada pada level yang tinggi, memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan pendapatan dan profitabilitas perusahaan.

Kinerja positif PT Timah juga mencerminkan membaiknya fundamental industri pertambangan nasional. Permintaan timah dunia diperkirakan terus tumbuh seiring perkembangan industri elektronik, kendaraan listrik, pusat data (data center), serta panel surya yang membutuhkan logam timah sebagai salah satu komponen penting dalam proses manufaktur.

Keberhasilan melampaui target laba memberikan ruang yang lebih luas bagi perseroan untuk memperkuat investasi, meningkatkan kegiatan eksplorasi, memperluas cadangan tambang, serta mendorong program hilirisasi mineral agar mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi bagi perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Timah diharapkan terus menjaga momentum pertumbuhan tersebut melalui tata kelola perusahaan yang baik, peningkatan produktivitas, serta pengembangan bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan fundamental keuangan yang semakin kuat, perusahaan memiliki peluang untuk terus meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen timah terbesar di dunia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button