Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy Naik 15,48 Persen pada Semester I-2026

JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) membukukan kinerja positif pada semester I-2026 dengan mencatatkan laba bersih sebesar US$79,62 juta, naik 15,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan, kenaikan produksi listrik panas bumi, serta keuntungan dari selisih kurs.
Hingga akhir Juni 2026, PGEO membukukan pendapatan US$235,03 juta, meningkat 14,73 persen secara tahunan dari US$204,85 juta pada semester I-2025. Mayoritas pendapatan berasal dari penjualan uap dan tenaga listrik, yang didukung meningkatnya keandalan operasional pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).
Direktur Keuangan PGEO, Fransetya Hasudungan Hutabarat, mengatakan capaian tersebut mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjalankan strategi bisnis yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Sepanjang semester pertama 2026, total produksi PGEO mencapai 2.745 GWh, atau tumbuh 13,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 2.416 GWh. Peningkatan produksi itu menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan.
Dari sisi fundamental, PGEO mencatatkan ekuitas sebesar US$2,01 miliar, sementara liabilitas turun 2,80 persen menjadi US$961,18 juta, yang memperkuat struktur permodalan sekaligus menurunkan risiko keuangan perseroan.
Direktur Utama PGEO Ahmad Yani menegaskan bahwa panas bumi merupakan sumber energi bersih yang andal karena mampu memasok listrik secara berkelanjutan (baseload). Menurutnya, PGE saat ini mengelola sekitar 70 persen kapasitas panas bumi Indonesia dan akan terus memperluas pengembangannya untuk mendukung target transisi energi nasional.
Sejalan dengan target pemerintah dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PGEO menargetkan kapasitas terpasang mencapai 1 GW pada 2028 dan 1,8 GW pada 2033. Saat ini, perseroan mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sekitar 727 MW.



