NewsSosok

Dari Ajudan Prabowo ke Bintang Dua, Ini Perjalanan Karier Ahrie Sonta

JAKARTA – Mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Ahrie Sonta, kembali mencatatkan kenaikan dalam kariernya di Korps Bhayangkara. Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu kini resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) atau jenderal bintang dua.

Nama Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N tercatat sebagai salah satu dari 15 perwira tinggi Polri yang naik pangkat dari Brigadir Jenderal (Brigjen) menjadi Irjen dalam Korps Raport Kenaikan Pangkat Perwira Tinggi Polri yang digelar di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Secara keseluruhan, terdapat 50 perwira tinggi Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat. Rinciannya, satu perwira naik dari Irjen menjadi Komisaris Jenderal (Komjen), 15 perwira dari Brigjen menjadi Irjen, dan 34 perwira dari Kombes menjadi Brigjen.

Kenaikan ini menjadi babak baru dalam perjalanan kariernya yang dalam beberapa tahun terakhir mendapat perhatian karena sejumlah penugasan strategis.

Dari Akpol 2002 hingga Dua Bintang

Ahrie Sonta merupakan lulusan Akpol 2002. Pada 2025, namanya menjadi perhatian setelah tercatat sebagai alumni Akpol 2002 pertama yang menyandang pangkat Brigjen. Ia mendapatkan pangkat Brigjen pada usia 44 tahun.

Kini, sekitar setahun setelah menyandang bintang satu, Ahrie kembali pecah bintang. Pangkat Brigjen di pundaknya bertambah menjadi dua bintang dengan gelar Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N.

Pernah Menjadi Ajudan Presiden Prabowo

Nama Ahrie Sonta semakin dikenal publik setelah ia terpilih sebagai ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Polri pada Oktober 2024.

Sebelum menjadi ajudan Presiden, Ahrie pernah dipercaya sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia juga pernah bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan menjabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah menyelesaikan tugas sebagai ajudan Presiden, Ahrie kemudian mendapat penugasan di Divisi Profesi dan Pengamanan Polri sebagai Penyelidik Pengamanan Internal Utama Tingkat II.

Rekam Jejak Operasional

Karier Ahrie juga diwarnai sejumlah penugasan di bidang operasional dan penegakan hukum.

Saat bertugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, ia terlibat dalam pengungkapan sejumlah kasus narkotika. Salah satu yang menonjol adalah pengungkapan sindikat narkotika asal Taiwan dengan barang bukti mencapai 1,6 ton.

Ahrie juga pernah tergabung dalam Satgassus Operasi Nemangkawi di Papua serta terlibat dalam operasi penangkapan buronan kasus korupsi Djoko Tjandra di Malaysia pada 2020.

Di bidang akademik, Ahrie meraih gelar doktor Ilmu Kepolisian pada 2018. Ia juga menempuh pendidikan kepolisian lanjutan dan mengikuti sejumlah pendidikan serta pelatihan di luar negeri.

Kini, perjalanan tersebut berlanjut ke level perwira tinggi bintang dua.

Dari alumni Akpol 2002, perwira reserse narkoba, Sekpri Kapolri, ajudan Presiden Prabowo, hingga Brigjen dan kini Irjen, Ahrie Sonta memasuki babak baru dalam perjalanan kariernya di tubuh Polri.

Dua bintang kini tersemat di pundaknya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button