Prabowo Akui Tantangan Bangsa Jauh di Luar Perkiraan: “Saya Bersama Wakil Presiden Tidak Menduga”

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya bersama Wakil Presiden tidak menyangka persoalan yang dihadapi Indonesia ternyata jauh lebih kompleks dibandingkan perkiraan awal saat mulai memimpin pemerintahan. Pengakuan itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (20/7).
“Saya bersama Wakil Presiden tidak menduga sesungguhnya betapa beberapa masalah itu sangat di luar perkiraan kita,” ujar Prabowo.
Prabowo menyebut berbagai persoalan mendasar masih menjadi pekerjaan besar pemerintah. Di antaranya kesejahteraan guru yang dinilai masih rendah, terbatasnya lapangan kerja, tingginya angka kemiskinan ekstrem, hingga ketimpangan sosial yang masih terjadi di berbagai daerah.
Meski demikian, kepala negara menegaskan pemerintah tidak akan menghindari persoalan tersebut. Menurutnya, seluruh jajaran kabinet harus bekerja lebih keras untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
Prabowo juga menilai pemerintah kini memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi riil di lapangan setelah hampir dua tahun menjalankan pemerintahan. Karena itu, ia meminta seluruh kementerian dan lembaga mempercepat penyelesaian berbagai program prioritas agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan pembenahan tata kelola pemerintahan dan perekonomian akan terus dilakukan, termasuk melalui digitalisasi layanan publik, perbaikan sistem perlindungan sosial, serta langkah-langkah untuk mengurangi kebocoran ekonomi yang selama ini dinilai menghambat kesejahteraan rakyat.



